468x60 Ads

hacked.....!!!
Demo image Demo image Demo image Demo image Demo image >

Web Server (LAMP di Linux)

0 kritik,saran atau cacian



Server web adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS). Apache merupakan server web antar-platform, sedangkan IIS hanya dapat beroperasi di sistem operasi Windows.

Berikut ini adalah cara saya menginstal LAMP (Linux-Apache-MySQL-PHP) di Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackalope) versi Desktop yang saya gunakan saat ini di notebook saya untuk belajar CMS Drupal secara lokal. Nantinya saya akan menjalankan Drupal dengan URL mengarah kepada localhost. Sebenarnya panduan singkat ini sebelumnya saya rencanakan
untuk demo instalasi wordpress pada Ubuntu (untuk Guru Komputer) di Lab Komputer tempat kerja saya minggu lalu, namun karena waktu pertemuan yang terbatas sehingga tidak jadi dilaksanakan. So, saya publish saja disini..

Instalasi LAMP:
LAMP Ubuntu Jaunty JackalopeSaya biasanya menggunakan Synaptic Package Manager dan command apt-get (lebih sering menggunakan apt-get karena lebih cepat). Repository paket langsung dari internet yang dihubungkan melalui Proxy Server di tempat kerja saya.


1. Dari desktop Gnome, pilih System -> Administration -> Synaptic Package Manager.
2. Setelah berada pada window Synaptic Package Manager, pilih Edit -> Mark Packages by Task.
3. Kemudian pilih LAMP server dan jalankan instalasinya.
4. Untuk instal phpMyAdmin, silahkan Search dan ketikkan phpmyadmin.

Jika rekan-rekan ingin menggunakan command apt-get atau aptitude:

1. Instal Apache: sudo apt-get install apache2 apache2-doc apache2-mpm-prefork apache2-utils apache2-suexec libexpat1 ssl-cert
2. Instal PHP: sudo apt-get install libapache2-mod-php5 libapache2-mod-ruby libapache2-mod-python php5 php5-common php5-curl php5-dev php5-gd php5-idn php-pear php5-imagick php5-imap php5-mcrypt php5-memcache php5-mhash php5-ming php5-mysql php5-pspell php5-recode php5-snmp php5-sqlite php5-tidy php5-xmlrpc php5-xsl
3. Instal MySQL: sudo apt-get install mysql-server mysql-client libmysqlclient15-dev
4. Instal phpMyAdmin: sudo apt-get install phpmyadmin

Konfigurasi Web Server Apache:

* Edit file /etc/apache2/sites-enabled/000-default, rubah pada bagian:


Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all


menjadi:


Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all


* Aktifkan module rewrite (untuk mengaktifkan URL ramah Drupal), gunakan command: $ sudo a2enmod rewrite, sehingga akan muncul:Module rewrite installed; run /etc/init.d/apache2 force-reload to enable.
* Jalankan/restart web server apache untuk mengaktifkan perubahan yang sudah dilakukan dengan command: $ sudo /etc/init.d/apache2 restart, jika berhasil maka akan muncul:

Restarting web server apache2
…waiting [ok]

* Rubah kepemilikan root direktory web server dengan command:$ sudo chown -R [nama-user] /var/www

Maksud saya agar [nama-user] memiliki akses full terhadap root direktori web server, sehingga memudahkan pengelolaan web saat kita login menggunakan user [nama-user] nantinya.

Konfigurasi MySQL:
phpMyAdmin Ubuntu Jaunty JackalopeUntuk mengelola database MySQL saya menggunakan phpMyAdmin. Saya hanya perlu menambahkan user baru selain root untuk akses database nantinya.
1.Dari browser arahkan URL ke: http://localhost/phpmyadmin. Kemudian masukkan username root dan password.
2.Setelah login dihalaman phpMyAdmin, pilih tab Hak Akses. Kemudian tambahkan pengguna baru, beri hak atas akses database untuk host localhost.


Referensi :
http://mirror.pesat.net.id/images/apache_logo.png
http://pasuruan.linux.or.id/wp-content/uploads/2008/10/20-xampp-logo-trio-300x263.jpg
id.wikipedia.org/wiki/Server_web
http://fxekobudi.net/linux/instalasi-dan-konfigurasi-lamp-server-di-ubuntu-904-jaunty-jackalope/

JARINGAN MULTIHOP / INTERNETWORKING

0 kritik,saran atau cacian


Pada artikel yang lalu kita sudah membahas mengenai jaringan hop tunggal, sekarang kita akan mempelajari jaringan multihop/internetworking. Perbedaan mendasar dari jaringan hop tunggal dengan jaringan multi hop yaitu pada jaringan hop tunggal semua mesin terhubung secara langsung yang berarti semua mesin berada pada segmen ethernet yang sama sedangkan pada jaringan multihop tidak semua mesin terhubung secara langsung sehingga kita akan mempelajari bagaimana komunikasi bisa terjadi antara hop-hop yang berbeda segmen ethernet tersebut.

Untuk menentukan mesin yang terkoneksi langsung yaitu dengan menetukan range alamat yang terkoneksi langsung dengan menggunakan kombinasi dari netmask dan ip address. Ip address dibagi menjadi 2 yaitu net address dan host address. Mesin-mesin yang terkoneksi secara langsung memiliki net address yang sama. Dengan memeriksa net address itulah kita dapat membedakan mesin yang terkoneksi langsung dan mesin yang tidak terkoneksi langsung.


Untuk mengkoneksikan mesin yang tidak terkoneksi secara langsung maka di gunakanlah router. Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang
ada pada network yang lain. Router dapat berupa dedicated router atau pc router. Untuk meminta router meneruskan paket dilakukan dengan men-set default gateway si pengirim ke router yang diinginkan.

Network Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke network. Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN. Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.

Setelah interface terkonfigurasi, router memerlukan sebuah proses agar router tahu bagaimana dan kemana sebuah paket harus diteruskan. Proses ini disebut proses routing. Routing dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu:
• Static Routing – Router meneruskan paket dari sebuah network ke network yang lainnya berdasarkan rute (catatan: seperti rute pada bis kota) yang ditentukan oleh administrator. Rute pada static routing tidak berubah, kecuali jika diubah secara
manual oleh administrator.
• Dynamic Routing – Router mempelajari sendiri Rute yang terbaik yang akan dite
mpuhnya untuk meneruskan paket dari sebuah network ke network lainnya. Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh paket-paket tersebut. Administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket, dan kemudian router mempelajarinya sendiri. Rute pada dynamic routing berubah, sesuai dengan pelajaran yang didapatkan oleh router.





Referensi :

1. Pengantar Cisco router (Alfred Alinazar)
2. Freesco (Free Cisco) : Linux Untuk Pc Router (Dindin Nugraha)
3. http://jodi.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-bgp.01.jpg
4. http://wb7.itrademarket.com/pdimage/04/906104_tl-wr541g.jpg
5. http://www.trainsignaltraining.com/wpnew/wp-content/uploads/2007/11/IP_part3_Stelios/2.jpg
6. http://www.cisco.com/image/gif/paws/13769/fig_5_new.gif