468x60 Ads

hacked.....!!!

JARINGAN MULTIHOP / INTERNETWORKING


Pada artikel yang lalu kita sudah membahas mengenai jaringan hop tunggal, sekarang kita akan mempelajari jaringan multihop/internetworking. Perbedaan mendasar dari jaringan hop tunggal dengan jaringan multi hop yaitu pada jaringan hop tunggal semua mesin terhubung secara langsung yang berarti semua mesin berada pada segmen ethernet yang sama sedangkan pada jaringan multihop tidak semua mesin terhubung secara langsung sehingga kita akan mempelajari bagaimana komunikasi bisa terjadi antara hop-hop yang berbeda segmen ethernet tersebut.

Untuk menentukan mesin yang terkoneksi langsung yaitu dengan menetukan range alamat yang terkoneksi langsung dengan menggunakan kombinasi dari netmask dan ip address. Ip address dibagi menjadi 2 yaitu net address dan host address. Mesin-mesin yang terkoneksi secara langsung memiliki net address yang sama. Dengan memeriksa net address itulah kita dapat membedakan mesin yang terkoneksi langsung dan mesin yang tidak terkoneksi langsung.


Untuk mengkoneksikan mesin yang tidak terkoneksi secara langsung maka di gunakanlah router. Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang
ada pada network yang lain. Router dapat berupa dedicated router atau pc router. Untuk meminta router meneruskan paket dilakukan dengan men-set default gateway si pengirim ke router yang diinginkan.

Network Interface adalah sebuah Interface yang berfungsi untuk menyambungkan sebuah host ke network. Network Interface dibutuhkan oleh Router untuk menghubungkan Router dengan sebuah LAN atau WAN. Karena Router bertugas menyambungkan network-network, sebuah router harus mempunyai minimal 2 network interface. Dengan konfigurasi minimal ini, router tersebut bisa menghubungkan 2 network, karena masing-masing network membutuhkan satu network interface yang terhubung ke Router.

Setelah interface terkonfigurasi, router memerlukan sebuah proses agar router tahu bagaimana dan kemana sebuah paket harus diteruskan. Proses ini disebut proses routing. Routing dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu:
• Static Routing – Router meneruskan paket dari sebuah network ke network yang lainnya berdasarkan rute (catatan: seperti rute pada bis kota) yang ditentukan oleh administrator. Rute pada static routing tidak berubah, kecuali jika diubah secara
manual oleh administrator.
• Dynamic Routing – Router mempelajari sendiri Rute yang terbaik yang akan dite
mpuhnya untuk meneruskan paket dari sebuah network ke network lainnya. Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh paket-paket tersebut. Administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket, dan kemudian router mempelajarinya sendiri. Rute pada dynamic routing berubah, sesuai dengan pelajaran yang didapatkan oleh router.





Referensi :

1. Pengantar Cisco router (Alfred Alinazar)
2. Freesco (Free Cisco) : Linux Untuk Pc Router (Dindin Nugraha)
3. http://jodi.blogsome.com/wp-admin/images/thumb-bgp.01.jpg
4. http://wb7.itrademarket.com/pdimage/04/906104_tl-wr541g.jpg
5. http://www.trainsignaltraining.com/wpnew/wp-content/uploads/2007/11/IP_part3_Stelios/2.jpg
6. http://www.cisco.com/image/gif/paws/13769/fig_5_new.gif

0 kritik,saran atau cacian:

Posting Komentar

Berikan komentar buat kemajuan blog ini yach !!!